Archive for September, 2008

Kartu Lebaran Raksasa Untuk Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo

Bagian Depan Kartu Lebaran Untuk Bupati Sidoarjo

Bagian Depan Kartu Lebaran Untuk Bupati Sidoarjo

Tradisi mengirim kartu ucapan Idul Fitri pada kerabat mungkin beberapa tahun ini telah banyak ditinggalkan. Banyak yang menggunakan fasilitas SMS dan email untuk sekedar mengucapkan maaf lahir dan batin. Memang dengan cara itu, banyak sekali memiliki keuntungan diantaranya lebih cepat dan sangat murah. Dengan cara itu tidak perlu repot membeli perangko dan mengirimkan lewat kantor pos. Meski begitu, beberapa orang masih banyak yang menganggap mengirim kartu lebaran terkesan tidak sopan dan tidak menghormati si penerima kartu.

Bagian dalam kartu lebaran untuk Bupati Sidoarjo

Bagian dalam kartu lebaran untuk Bupati Sidoarjo

Meski cara mengirim lewat pos terlihat sangat kuno di jaman yang era multimedia ini, siswa-siswi lembaga pendidikan Al Muslim Jawa Timur mulai KB-TK, SD, dan SMP tetap melakukannya. Seluruh siswa membuat sendiri kartu lebaran yang akan dikirim pada masing-masing orang tuanya. Khusus untuk siswa KB-TK, kartu lebaran dibuat dengan cara finger painting. Sementara siswa SD dan SMP membuat kartunya sesuai dengan kreativitasnya. Selanjutnya, tugas tiap-tiap wali kelas mengumpulkan dan mengirimkan kartunya ke orang tua wali murid.

Bagian depan kartu lebaran untuk wakil Bupati Sidoarjo

Bagian depan kartu lebaran untuk wakil Bupati Sidoarjo

Siswa-siswi Al Muslim Jawa Timur juga membuat kartu lebaran raksasa yang akan diberikan pada Bapak Win Hendarso (Bupati Sidoarjo) dan Bapak Saiful Illah (Wakil Bupati Sidoarjo). “Ukuran kartunya berkisar 2 x 1,2 meter dan dibuat seluruh siswa-siswi SD dan SMP,” kata Muyatun S.S. selaku koordinator pembuatan kartu lebaran.

Bagian dalam Kartu Lebaran Untuk Wakil Bupati Sidoarjo

Bagian dalam Kartu Lebaran Untuk Wakil Bupati Sidoarjo

Bagian depan kartu terdapat gambar-gambar yang dibuat ke-14 siswa SD dan SMP sedangkan untuk bagian dalamnya berisi ucapan selamat lebaran yang ditulis oleh siswa-siswi SD dan SMP.

Tim pembuat kartu lebaran beserta Ust. Muyatun

Tim pembuat kartu lebaran beserta Ust. Muyatun

“Semoga dengan kartu lebaran ini dapat mewakili bentuk ucapan maaf lahir batin dan batin dari seluruh civitas lembaga pendidikan Al Muslim Jawa Timur kepada segenap jajaran Pemerintah Daerah Sidoarjo,” ujar Nurul Hamida, S.S. selaku Kepala Bidang Pendidikan. Beliau juga mengharapkan semoga kerjasama dan tali silaturahmi dengan instansi terkait terjalin semakin erat.

Advertisements

Tanda Maaf dari Crew BMC

"Mohon Maaf Lahir dan Batin"

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Seiring dengan hari Lebaran akan segera tiba, crew Branding, Marketing, and Communication (BMC) mewakili segenap keluarga besar civitas lembaga pendidikan Al Muslim Cabang Jawa Timur menghaturkan Taqoballahu Minnawaminkum. Semoga amal ibadah yang kita lakukan selama Ramadhan diterima Allah SWT. Untuk itu, kami persembahkan kartu lebaran sebagai salah satu bentuk ucapan maaf dari crew BMC.Ucapan ini kami sampaikan kepada seluruh civitas, partner perusahaan, orang tua wali murid, instansi pendidikan, dan berbagai pihak terkait yang telah bekerjasama dengan Al Muslim Jawa Timur.
Wassalamualikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Al Muslim Gelar Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kegiatan Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Tahun Lalu

Kegiatan Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Tahun Lalu

Untuk menumbuhkan solidaritas dan keperdulian pada diri siswa terhadap masyarakat sekitar di bulan Ramadhan kali ini, lembaga pendidikan Al Muslim akan menggelar acara peduli anak yatim Minggu (21/9) besok. Rencananya, kegiatan tahunan tersebut seluruh kegiatan mulai dari membungkus bingkisan sampai MC dan pengisi acaranya semua dilakukan oleh siswa-siswi TK, SD, dan SMP Al Muslim. “Tujuannya agar siswa lebih banyak mengetahui proses dari awal sampai kegiatan ini dilaksanakan,” kata ustadzah Ummul Jazilah, S.Ag. Jumlah anak yatim yang akan diundang dalam acara ini sebanyak 345 anak yatim. Beliau juga menambahkan bahwa anak-anak yatim yang nanti diundang tidak diambil dari lembaga sosial tertentu, namun dari anak-anak yatim piatu dari daerah Tambak Asri, Tambak Oso, Wadung Asri, Gunung Anyar, Kundi, Kepuh Kiriman, Tambaksari, Rungkut, dan Gedangan. “Nanti akan kita beri dana untuk transportasi menuju ke SD Al Muslim menghadiri acara peduli anak yatim yang dimulai pukul 8-10 pagi,” tambahnya.
Selain itu, di hari yang sama juga diadakan kegiatan peduli kaum dhuafa di Jl. Wadung Asri Dalam I No. 25-27 Sidoarjo. Kegiatan sosial itu juga digelar Senin (22/9) di Balai Desa Brebek dengan mengundang sekitar 800 orang. Agar pembagian bingkisan yang berupa sembako, tiap orang nanti akan diberikan kupon. Bentuk kedua kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian atau yang sering disebut Care Social Responsibility (CSR) dari lembaga pendidikan Al Muslim Jawa Timur terhadap masyarakat sekitar. Ingin berpartisipasi dalam kedua acara tersebut bisa langsung menghubungi panitia acara peduli anak yatim dan kaum dhuafa di Jl. Raya Wadung Asri 39 F, Waru, Sidoarjo.

Berbagi Ta’jil di Jalan Pahlawan Sidoarjo

Kiko, Siswa TK Al Muslim, sedang memberi Ta'jil pada pengendara motor

Kiko, Siswa TK Al Muslim, sedang memberi Ta

Untuk mengajarkan rasa empati dan toleransi dengan orang lain kepada peserta didik, Al Muslim menggelar kegiatan berbagi Ta’jil. Kegiatan tahunan itu dilaksanakan Sabtu (5/9) kemarin di Jalan Pahlawan, Sidorajo tepatnya di sekitar pintu masuk perumahan Pondok jati atau Depan Rumah Sakit Delta Sari. Jumlah ta’jil yang dibagikan sekitar 500 bungkus makanan ringan dan minuman. Puluhan siswa mulai dari TK, SD, SMP, dan 10 guru pendamping turut serta dalam pembagian ta’jil itu. “Sasaran dari kegiatan tersebut adalah para pengendara motor yang sedang lewat di jalan tersebut,” kata Ustadz Ahmad Muzaqqy, S.Ag. “Ini pak, bekal buat buka puasa,” ujar Kiko, siswa TK Al Muslim seraya memberikan ta’jil pada pengendara motor yang sedang berhenti. Tidak hanya berbagi ta’jil saja, tetapi beberapa siswa juga ada yang membawa poster atau spanduk. Isi dari spanduk itu bertujuan mengajak dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menunaikan ibadah puasa.

LDKS Plus Outbound SMP Al Muslim

Siswa-siswa SMP sedang melakukan game "Spider Net"

Siswa-siswa SMP sedang melakukan game Spider Net

Standar kompetensi dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 yang harus dicapai peserta didik yaitu adanya unsur pengembangan diri. Untuk itu, salah satu cara untuk melaksanakan hal tersebut yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar dan Kepimpinan Siswa (LDKS) yang dipadukan dengan berbagai macam metode pengembangan kepribadian lainnya. Metode yang digunakan tahun pelajaran 2008/2009 kali ini adalah kolaborasi antara metode klasikal dengan experimental learning yang dikemas dalam aktifitas pelatihan alam terbuka (Outbound Management Training).

Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu-Minggu (23-24/8) lalu merupakan strategi pembinaan siswa di SMP Al Muslim yang diikuti 85 siswa terdiri dari 15 pengurus OSIS dan 70 calon pengurus OSIS. “Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan mengenai kepimpinan, mental, moral, dan spiritual pada diri siswa baik yang bersifat konsep maupun teknis,” ujar Abdul Madjid Hariyadi, S.Pd., selaku Wakasek Kesiswaan. Disamping itu, agar siswa memiliki kualitas kepribadian yang tangguh dalam menghadapi tantangan kehidupan dan menjalankan program kejra OSIS periode 2007/2008.

Salah satu siswi SMP bersama trainer dalam game Outbound

Salah satu siswi SMP bersama trainer dalam game Outbound

Sebelum berangkat menuju tempat pelatihan yaitu di Desa Trawas, Mojokerto, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan tenda yang akan ditempatinya. Sesampainya di sana, siswa harus mencari identitas berupa pita yaitu warna merah (laki-laki) dan warna merahmuda (perempuan) sebagai tanda bahwa mereka adalah peserta kegiatan tersebut. Materi yang diberikan antara lain memmorandum of training, kepemimpinan dan gaya kerja, teknik menyusun proposal kegiatan, justifikasi program. Tepat pukul 02.30, setelah istirahat malam, 20 siswa yang merupakan calon pengurus OSIS memperoleh pembekalan materi tentang motivasi, mental, dan renungan di alam terbuka. Selain itu, mereka juga melakukan kegiatan penjelajahan (missing travel) bersama peserta lainnya. Khusus bagi peserta selain calon pengurus OSIS harus melakukan missing travel seorang diri dengan melwati beberapa rintangan yang berujung pada alam terbuka untuk menjemput calon pengurus OSIS. Kemudian para calon tersebut mengucapkan janji pengurus OSIS di tengah-tengah peserta lain dalam acara api unggun. Tidak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan sholat dan senam pagi lalu menjelajah medan di sekitar tempat kegiatan.

Untuk kegiatan outbound, materi yang diberikan berupa aneka permainan yang terdiri dari dua jenis yaitu high impact dan low impact. Untuk melatih ketahanan fisik, mental dan keberanian siswa, lima trainer outbound dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tergabung dalam tim Raider plus 7 trainer Al Muslim memberikan permainan landing ship dan titian tali. Sedangkan untuk permainan low impact berupa water fall, step by step, rool coster, dark ball, spider net, speed ball, puzzle, dan team work maket. Lalu outbound ditutup dengan sholat dan refleksi mengenai kegiatan yang telah dilakukan.

Aksi Drama dan Musik pada Upacara 17 Agustus di Al Muslim

Paskibraka SMP Al Muslim Dalam Upacara 17 Agustus

Upacara 17 Agustus merupakan salah satu cara untuk memperingati perjuangan para pahlawan melawan penjajah. Seluruh lembaga pemerintahan, swasta, maupun instansi pendidikan wajib menggelar kegiatan seremonial tahunan itu. Begitu juga dengan Lembaga Pendidikan Al Muslim cabang Jawa Timur yang menyelenggarakan pendidikan mulai Kelompok Bermain (KB) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Guru dan Staf Yayasan Al Muslim Sedang Mengikuti Upacara 17-an

Upacara untuk memperingati HUT RI ke-63 itu dilaksanakan di halaman depan SD yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi SD, SMP, guru, dan staf yayasan. Bertindak sebagai inspektur untuk upacara kali ini adalah ustadz Suwandi S.S selaku Kepala Sekolah SMP Al Muslim. Tahun ini, siswa-siswi SMP kelas 8 dan 9 bertindak sebagai petugas upacara dan siswa-siswi SD sebagai kelompok paduan suara.

Aksi drama para siswa-siswi SD Al Muslim

Uniknya, begitu upacara selesai peserta disuguhi hiburan yang menarik antara lain drama perjuangan dan musik. Sebelumnya, hadiah lomba berupa trophy dan buingkisan juga turut dibagikan bagi para pemenang lomba. Drama yang disuguhkan yaitu tentang peristiwa Rengasdengklok dan perebutan hotel Yamato. Menariknya lagi, khusus drama tentang Rengasdengklok dibawakan dalam Bahasa Inggris. Meski cuaca pada saat itu sangat panas dan setting sederhana tidak mengurangi kualitas acting para siswa dalam memainkan perannya. Para siswa juga memakai atribut baju perjuangan, baju tentara, kebaya, pistol mainan, dan berbagai perlengkapan lain yang mendukung drama tersebut.

Aktor cilik siswa-siswi SD Al Muslim sebelum tampil

Aktor cilik siswa-siswi SD Al Muslim sebelum tampil

Selesai acara drama, giliran ekstrakurikuler band SMP Al Muslim yang terdiri dari Bintang (vocal), Ais (melodi), Ikbar (rhtym), Fachri (keyboard) mempersembahkan dua buah lagu. Lagu yang dibawakan oleh ekskul binaan Ustadz Evan dan Ustadz Fiz itu berjudul Bangun Pemuda Pemudi dan Arti Sahabat-nya Nidji secara akustik.

Aksi Ekskul Band SMP Al Muslim Saat Upacara 17-an

Aksi Ekskul Band SMP Al Muslim Saat Upacara 17-an

Lowongan Guru PGTK

Kelompok Bermain Lasiyam membutuhkan seorang guru dengan syarat sebagai berikut :
1. Lulus dari PGTK
2. Usia minimal 20 tahun
3. Kreatif, lincah, dan menyukai anak-anak

Bagi yang berminat dapat mengirimkan surat lamaran yang disertai
1. Curiculum Vitae
2. Fotocopy ijazah terakhir + transkrip nilai
3. Fotocopy KTP
4. Foto ukuran 4×6

Lamaran dapat dikirim ke:
Kelompok Bermain Lasiyam
Jl. Residen Sudirman No. 31 Surabaya
Telp. (031) 5030955