Posted by: almuslimsurabaya on: July 13, 2009

Siswa Memetik Mangga yang Ada di Kebun Sekolah
Berdasarkan kalender diknas, sejak 13 Juli 2009 hampir semua sekolah di tanah air memulai aktivitasnya di tahun ajaran baru 2009/2010. Uniknya, SD dan TK Al Muslim Wadung Asri Sidoarjo justru memilih aktivitas hari pertama (first day) pada Senin pagi (13/7) dengan Simulasi Cara Memanen Mangga.
Kegiatan ini dipilih sebagai bagian dari masa orientasi dan pengenalan sekolah Al Muslim sebagai ‘Sekolah Islam Berwawasan Lingkungan’.
Aktivitas simulasi memanen mangga tersebut dilakukan dalam empat tahap yaitu mengambil buah mangga dari pohonnya, menyortir buah, menimbang buah dan pengemasan buah (packaging). Semua tahapan simulasi itu akan diajarkan kepada siswa-siswi baru SD dan TK Al Muslim Sidoarjo dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan.
“Selain bertujuan menumbuhkan sikap peduli (empati) terhadap lingkungan, simulasi cara memanen mangga juga bertujuan mengenalkan konsep ‘Agri Bisnis’ sejak dini kepada generasi muda” ujar Siti Umroh, S.Pd. selaku Kepala Sekolah KB-TK Al Muslim.

Siswa Menyortir Lalu Menimbang Mangga yang Telah Dipetik
Anna Sulistyowati selaku Wakil Kepala Sekolah Kurikulum SD Al Muslim juga menambahkan bahwa sejak dini generasi muda perlu dikenalkan berbagai potensi ekonomis dari segala hal di lingkungan sekitar. Karenanya kepada siswa-siswi baru Al Muslim Sidoarjo merasa perlu guna diajarkan ilmu tentang bagaimana memanen mangga secara benar. Mengingat keberadaan pohon mangga umumnya mudah dijumpai di lingkungan tempat tinggal para siswa.

Siswa Mengemas Mangga Berkualitas Baik
Secara filosofis harusnya sekolah menjadi wahana pebelajaran yang tidak menjauhkan (mengasingkan) anak dari lingkungannya. Alasan filosofis inilah yang mendasari pimpinan sekolah TK dan SD Al Muslim Wadung Asri Sidoarjo memilih aktivitas Simulasi Memanen Mangga sebagai pembelajaran ‘learning by doing’ yang menyenangkan dan tepat guna.
Posted by: almuslimsurabaya on: June 19, 2009
Lembaga pendidikan Al Muslim cabang Jawa Timur kembali membuka kesempatan untuk berkarir menjadi guru fullday school di SMP dan Web Master.
Guru yang dibutuhkan adalah bidang studi Geografi dan Olahraga. Bagi calon guru (pelamar) yang ingin mengajukan lamaran harus menyertakan sebagai berikut:
1) Fotokopi ijasah S1 (Bagi yang lulusan dari jurusan pendidikan harap menyertakan Akta Mengajar)Berkas lamaran di atas paling lambat dikirimkan ke Jl. Raya Wadung Asri 39F, Waru, Sidoarjo. Lamaran paling lambat diterima 27 Mei 2009. Info selengkapnya bisa menghubungi di nomor telepon 031-8681416 atau 8681417.
Posted by: almuslimsurabaya on: June 19, 2009
Perekrutan guru di Al Muslim telah dimulai sejak 16 Mei -16 Juni 2009. Diawali dengan penerimaan berkas surat lamaran yang telah diumumkan di koran Jawa Pos (Minggu, 16 Mei 2009). Setelah dua minggu, tepatnya 30 Mei 2009 divisi HRD Al Muslim menetapkan sebagai batas pengiriman terakhir.
Menurut Masduki Rofi’ie selaku divisi HRD menyatakan bahwa jumlah pelamar yang telah masuk sekitar 130 orang. Tahapan seleksi dimulai dengan seleksi administrasi, psikotes, tes mengajar, dan wawancara. Berdasarkan tahapan seleksi tersebut, Al Muslim Jawa Timur menentukan 9 orang yang dinilai layak oleh tim seleksi yang terdiri dari Kepala Sekolah SD dan SMP, Kabid Pendidikan, Direktur Sekolah, dan Divisi HRD.
Berikut nama-nama para pelamar yang telah dinyatakan menjadi Guru Al Muslim dan telah masuk kerja sejak Senin (16/6) lalu. Untuk Guru SD :Selamat bergabung dengan lembaga pendidikan Al Muslim Jawa Timur. Semoga sukses dan terus berkarya menghasilkan generasi khalifatul fil ardhi. Bagi para pelamar yang belum memiliki kesempatan untuk diterima dan telah mengikuti proses seleksi penerimaan guru di Al Muslim, diucapkan terimakasih atas partisipasinya. Semoga sukses. Amin.
Posted by: almuslimsurabaya on: May 26, 2009

Yeda Rachma Rahajeng Cintya (Ajeng), Siswa SMP Kelas IX
Budaya membaca di masyarakat Indonesia kurang banyak diminati. Padahal dengan membaca, berbagai pengetahuan dan informasi dapat menambah wawasan. Sebaiknya budaya mebaca harus dimulai sejak dini, terutama di kalngan pelajar. Banyak sekali anak-anak dan juga pelajar yang tertarik dengan bacaan komik. Mengapa para pelajar banyak yang memiliki membaca komik daripada buku pelajarannya? Bagaimana pengaruh yang ditimbulkan dari kebiasaan mereka tersebut? Dan bagaiamna pula seharusnya peran orang tua untuk mengatasi hal tersebut? Simak semuanya di halaman ‘Suara’ Siswa yang telah ditulis oleh Ajeng, Siswa SMP Kelas IX atau klik disini
KOMENTAR TERBARU